Corrolla GL 85

Corrolla GL 85
odong-odongku

Sabtu, 31 Januari 2009

KEBAHAGIAAN DAN KEKAYAAN SEJATI ADA DI RASA BERSYUKUR

Cerita klasik sederhana tentang kebijakan dan kesuksesanyang luar biasa. Karya ANDRIE WONGSO.Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja ,memiliki kegemaranberburu. Suatu hari, ditemani penasehat dan pengawalnyaraja pergi berburu ke hutan.Karena kurang hati-hati,terjadilah kecelakaan, jari kelingking raja terpotongoleh pisau yang sangat tajam.Raja bersedih dan memintapendapat dari seorang penasihatnya. Sang penasehat mencobamenghibur dengan kata-kata manis, tapi raja tetap sedih.Karena tidak tahu lagi apa yang mesti diucapkan untuk menghibur raja,akhirnya penasehat itu berkata: 'Baginda, FAN SHI GAN JI,
apa pun yang terjadi patut disyukuri '.mendengarucapan penasehatnya itu sang raja langsung marah besar.'Kurang ajar ! Kena musibah bukan dihibur tapi malahdisuruh bersyukur... !' Lalu raja memerintahkan pengawalnya untuk menghukum penasehat tadi dengan hukuman tiga tahun penjara.Hari terus berganti. Hilangnya jari kelingking ternyata tidak membuatraja menghentikannya berburu.Suatu hari, raja bersamapenasehatnya yang baru dan rombongan, berburu ke hutanyang jauh dari istana. Tidak terduga, saat berada di tengahhutan, raja dan penasehatnya tersesat dan terpisah darirombongan. Tiba-tiba, mereka dihadang oleh orang-orang sukuprimitif. Keduanya lalu ditangkap dan diarak untuk dijadikankorban persembahan kepada para dewa.Sebelum dijadikan persembahan kepada para dewa,
raja dan penasehatnya dimandikan.
Saat giliran raja yang dimandikan, ketahuan kalau
salah satu jari kelingkingnya terpotong, yang diartikan sebagai
tubuh yang cacat sehingga dianggap tidak layak untuk
dijadikan persembahan kepada para dewa.Akhirnya, raja ditendang dan dibebaskan begitu saja olehorang-orang primitif itu. Dan penasehat barulah yangdijadikan persembahan kepada para dewa.Dengan susah payah akhirnya raja berhasil keluar dari hutan dankembali keistana. Setibanya diistana, raja langsung memerintahkansupaya penasehat yang dulu dijatuhinya hukuman penjarasegera dibebaskan. 'Penasehat ku, aku berterimakasihkepada mu. Nasehatmu ternyata benar, apa pun yang terjadikita patut bersyukur. Karena jari kelingkingku yangterpotong waktu itu, hari ini aku bisa pulang denganselamat. . . . ' Kemudian, raja menceritakan kisahperburuannya waktu itu secara lengkap.Setelah mendengar cerita sang raja, buru-buru sipenasehat berlutut sambilberkata: 'Terima kasih baginda. Saya juga bersyukurbaginda telah memenjarakan saya waktu itu. Karena jikatidak, mungkin sekarang ini, sayalah yang menjadi korbandipersembahkan kepada dewa oleh orang-orang primitif.'Cerita di atas mengajarkan suatu nilai yang sangat mendasar,
yaitu FAN SHI GAN JI apa pun yang terjadi, selalu bersyukur,
saat kita dalam kondisi maju dan sukses, kita patut bersyukur,
saat musibah datang pun kita tetap bersyukur.
Dalam proses kehidupan ini, memang tidak selalu bisa
berjalan mulus seperti yang kita harapkan.
Kadang kita di hadapkan pada kenyataan hidupberupa kekhilafan, kegagalan, penipuan,fitnahan, penyakit,musibah, kebakaran, bencana alam, dan lain sebagainya.Manusia dengan segala kemajuan berpikir, teknologi, dan
kemampuan antisipasinya, senantiasa berusaha mengantisipasi
adanya potensi-potensi kegagalan, bahaya, atau musibah.
Namun kenyataannya, tidak semua aspek bisa kita kuasai.
Ada wilayah 'X' yang keberadaan dan keberlangsungannyasama sekali di luar kendali manusia. Inilah wilayah TuhanYang Maha kuasa dengan segala misterinya.Sebagai makhluk berakal budi, wajar kita berusaha menghindarkan segalabentuk marabahaya. Tetapi jika marabahaya datang dan kitalagi mampu untuk mengubahnya, maka kita harus belajardengan rasa syukur dan jiwa yang besar untuk menerimanya.Dengan demikian beban penderitaan mental akan jauh terasalebih ringan, kalau tidak, kita akan mengalami penderitaanmental yang berkepanjangan. Sungguh, bisa bersyukur dalamkeadaan apapun merupakan kekayaan jiwa.Maka saya sangat setuju sekali dengan kata bijak yang mengatakan
KEBAHAGIAAN DAN KEKAYAAN SEJATI ADA DI RASA BERSYUKUR. . .